Suriah...
Suriah...
Suriah...
Hampir genap dua tahun..
hidup kalian diwarnai kegelisahan,
kegundahan,dan kesusahan yang tak berperi...
padahal,
kami baru menghampiri kalian
setelah satu tahun berlalu...
Suriah...
dua tahun juga kalian
bergumul dengan debu
dan asap ledakan para pembunuh...
berselimutkan rasa frustasi
yang sangat dalam...
kami...
tak tahu harus bagaimana....
Suriah...
Bau darah adalah wewangian kalian...
rentetan tembakan adalah hiburan
yang memecahkan kesunyian...
kemuidan bagaimana...
Tapi,
kami berusaha...
kami berdo'a...
mencoba merasakan seperti apa yang kalian rasakan....
mencoba dan terus mencoba...
Dan terakhir..
kami berikrar...
Suriah....
kami akan selalu berada disisimu...
dalam do'a kami...
Senin, April 08, 2013
Sabtu, April 06, 2013
Sandaran Rindu...
Laksana api berkobar...
mata pun tak percaya...
kini telah tiba
Ku sambut sang pujaan...
dia di pelupuk mata....
pelipis sudah di basahi
air mata bening suci
mengalir tiada henti...
ku peluk erat yang ku nanti
dan seakan ku tak ingin melepas lagi...
hangatnya pun terasa menusuk
dalam celah sempit jiwa yang membatu....
Di tinggal sudah beratus-ratus waktu..
beratus-ratus waktu pun aku menunggu...
kini sudah tak terhuitung jumlah tangisku...
bukan karena ku pilu...
tapi karena ku rindu....
rinduku pun bersandar,
di balik bingkai hati seorang yang ku tunggu....
Dikau....
mata pun tak percaya...
kini telah tiba
Ku sambut sang pujaan...
dia di pelupuk mata....
pelipis sudah di basahi
air mata bening suci
mengalir tiada henti...
ku peluk erat yang ku nanti
dan seakan ku tak ingin melepas lagi...
hangatnya pun terasa menusuk
dalam celah sempit jiwa yang membatu....
Di tinggal sudah beratus-ratus waktu..
beratus-ratus waktu pun aku menunggu...
kini sudah tak terhuitung jumlah tangisku...
bukan karena ku pilu...
tapi karena ku rindu....
rinduku pun bersandar,
di balik bingkai hati seorang yang ku tunggu....
Dikau....
Sajak Laut Senja..
Camar laut berterbangan
di temani riuh angin darat
di ujung siang...
Nyiur pun melambai-lambai menyambut
sang petang yang sebentar lagi menyusul
awan putih di ufuk barat....
Lingkaran sang mentari
semakin mengatup di balik awan...
lama sudah kian tak terlihat
tertutup cahaya jingga
merambat turun...
Akankah senja terus bertahan
dan tak menghilang...???
Ia berusaha menahan sang mentari
agar ia tidak tenggelam
tertelan petang....
di temani riuh angin darat
di ujung siang...
Nyiur pun melambai-lambai menyambut
sang petang yang sebentar lagi menyusul
awan putih di ufuk barat....
Lingkaran sang mentari
semakin mengatup di balik awan...
lama sudah kian tak terlihat
tertutup cahaya jingga
merambat turun...
Akankah senja terus bertahan
dan tak menghilang...???
Ia berusaha menahan sang mentari
agar ia tidak tenggelam
tertelan petang....
Label:
Sajak Sastra
Lokasi:
Bima, Bima
Jumat, April 05, 2013
DUKA SYRIA… LUKA SYRIA
Syria….
Tanah dimana aku di lahirkan...
Tanah dimana aku di besarkan...
Di lahirkan dengan kebebasan..
Di besarkan bersama kedamaian..
Syria…
Bumi yang dulunya damai...
Bumi yang dulunya bebas...
Kini Telah di bantai..
dan telah di tindas..
Syria…
Tahun 2011 diserang oleh rudal
Tahun 2012 di serang bom Molotov
Tahun 2013 tak tau di serang oleh apa
Selanjutnya…Selanjutnya…
Syria bertanya...
Rahmatkah???
Musibahkah???
Anugerahkah???
Entahlah???
Allah maha Adil...
Allah maha bijaksana...
Aku yakin itu.. aku percaya itu…
Langganan:
Postingan (Atom)



