Aku...
Malamku...
Dan kebodohanku...
Kamu..
temani malamku...
dan tak seperti aku...
bodoooh...
Bodohnya aku...Bodohnya aku...
Tapi aku percaya...
kau yakin.. padaku..
aku hebat...
tapi...
ku rasa... Aku bodoh...
presepsi...
lagi lagi presepsi...
pendapat...
tak selalu sama...
aku hebat....
aku bodoh..
Hebatnya diriku...
bodohnya diriku....
Bodohnya aku...
Bodohnya aku...
Jumat, April 05, 2013
Kamis, April 04, 2013
Biru pada Hitam...
Biruku...
Larutkan lamunan kecil...
Tenangkan kepiluan...
Kau basuh luka perih...
Air mataku hilang,berkat sentuhan hangatmu...
tak jenuh ku memandang...
Hitamku...
Perteguh mimpi misteri...
Kelamkan rasa duka...
Kau tutup segala kekurangan...
Anganku kosong,atas sosok mistismu...
ku coba tak memandang, tapi tak kuasa...
Biruku...
tak mau kau hilang dalam nyataku...
Hitamku...
kau selalu ada dalam mimpiku...
Larutkan lamunan kecil...
Tenangkan kepiluan...
Kau basuh luka perih...
Air mataku hilang,berkat sentuhan hangatmu...
tak jenuh ku memandang...
Hitamku...
Perteguh mimpi misteri...
Kelamkan rasa duka...
Kau tutup segala kekurangan...
Anganku kosong,atas sosok mistismu...
ku coba tak memandang, tapi tak kuasa...
Biruku...
tak mau kau hilang dalam nyataku...
Hitamku...
kau selalu ada dalam mimpiku...
Rhyme In Peace
Apa kata yang tepat untuk protes terhadap waktu
Rhyme style apa yang pas untuk demo sedih diriku
Air mataku sanggup katakan lebih banyak dari pada
pesan yang disampaikan semua kata
Yoo.. yo capital A. N. double much respect fo ya
Kau Selalu karyakan beat untuk rima ber-lima
Meski jarak terbentang ambisi bukan halangannya
Roda dua F1Z menghempas debu Bogor-Jakarta
Sahabat terbaik dalam mengejar mimpi
Teman terhebatku untuk dapat berdiri
Kawan yang tepat untuk sharing hal-hal kecil
Kuping yang pas untuk
Untuk dengar rima Cypress Hill
Masih tergambar jelas alunan takdir
Kita lewati malam dengan sebotol beer
Bicara, tertawa, bertingkah semaunya
Sudah saatnya kau tenang di alam sana
Hari – hari yang kan ku jalani
kini semua kan terasa sunyi …
Walau hampa pasti ku hadapi
ku ucapkan slamat jalan …
slamat jalan teman, semoga kau tenang
Semua canda tawa bayangmu takkan pernah hilang
Dalam setiap langkah, kau slalu ada
Sampai kini ku tak percaya kau telah tiada
Yo.. yo.. Mungkin batu nisan pisahkan dunia kita
Namun ambisimu kan kujaga slalu membara
Gapailah doa yang slalu kubaca
Menemani langkahmu menuju singgasana surga
Rhyme style apa yang pas untuk demo sedih diriku
Air mataku sanggup katakan lebih banyak dari pada
pesan yang disampaikan semua kata
Yoo.. yo capital A. N. double much respect fo ya
Kau Selalu karyakan beat untuk rima ber-lima
Meski jarak terbentang ambisi bukan halangannya
Roda dua F1Z menghempas debu Bogor-Jakarta
Sahabat terbaik dalam mengejar mimpi
Teman terhebatku untuk dapat berdiri
Kawan yang tepat untuk sharing hal-hal kecil
Kuping yang pas untuk
Untuk dengar rima Cypress Hill
Masih tergambar jelas alunan takdir
Kita lewati malam dengan sebotol beer
Bicara, tertawa, bertingkah semaunya
Sudah saatnya kau tenang di alam sana
Hari – hari yang kan ku jalani
kini semua kan terasa sunyi …
Walau hampa pasti ku hadapi
ku ucapkan slamat jalan …
slamat jalan teman, semoga kau tenang
Semua canda tawa bayangmu takkan pernah hilang
Dalam setiap langkah, kau slalu ada
Sampai kini ku tak percaya kau telah tiada
Yo.. yo.. Mungkin batu nisan pisahkan dunia kita
Namun ambisimu kan kujaga slalu membara
Gapailah doa yang slalu kubaca
Menemani langkahmu menuju singgasana surga
Malam Itu...
Taman..
Terminal...
Sungai...
Saksi bisu terhadap
apa yang kita lakukan...
Malam itu...
Kau dekap aku...
Kau cium aku...
Aku membalas dekapanmu...
Aku terima cimanmu...
Malam itu....
Tak terasa...
Malam berlanjut...
Seakan-akan sang fajar telah muncul...
tapi...
kau masih mendekapku...
terus...terus...terus...
Malam itu...
Kau katakan...
aku tak mau kehilanganmu...
aku tak rela kau pergi dariku...
jangan pernah kau lari...
aku cinta kamu...aku sayang kamu...
Malam itu...
malam itu...
bersejarah...
tak terlupa...
dekapanmu...
ciumanmu...
[ Rabu, 20 Maret 2013 ]
Terminal...
Sungai...
Saksi bisu terhadap
apa yang kita lakukan...
Malam itu...
Kau dekap aku...
Kau cium aku...
Aku membalas dekapanmu...
Aku terima cimanmu...
Malam itu....
Tak terasa...
Malam berlanjut...
Seakan-akan sang fajar telah muncul...
tapi...
kau masih mendekapku...
terus...terus...terus...
Malam itu...
Kau katakan...
aku tak mau kehilanganmu...
aku tak rela kau pergi dariku...
jangan pernah kau lari...
aku cinta kamu...aku sayang kamu...
Malam itu...
malam itu...
bersejarah...
tak terlupa...
dekapanmu...
ciumanmu...
[ Rabu, 20 Maret 2013 ]
Langganan:
Postingan (Atom)
