seperti berada di ujung
langit berawan..
sinar mentari di tahan
kabut tebal hampir saja membutakan mata...
pepohonan di balut daun kering
menggigil kedinginan..
sambil melambaikan daun pupusnya
ke mulut jurang puncak MERBABU...
telah banyak pohon yang sudah lapuk
diterpa angin..di susul badai...
tapi kembang pucat itu
selalu bermekaran,,
menghiasi luasnya punggung sabana...
adalah EDELWIES...
kembang abadi...
takkan pernah layu...
seabadi cintaku...
pada MERBABU.....
Selasa, April 02, 2013
Antara Edelwies & merbabu...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar